Tawuran Antar Pemuda 2 Pemuda Bersimbah Darah

Tawuran Antar Pemuda 2 Pemuda Bersimbah Darah
Korban dengan luka di kepala saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Plumpang.

PortalTuban/ Tuban - Tawuran antar pemuda kembali terjadi di Tuban, Jawa Timur, jumat (20/08) tengah malam tadi. Kedua kubu pemuda terlibat saling pukul dan saling serang, menggunakan balok kayu di tengah jalan raya. Akibatnya 2 pemuda mengalami luka-luka di bagian kepala, hingga harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kondisi Saiful Anwar (21) dan Mohamad Nur Hasim (26) terkapar bersimbah darah di unit gawat darurat Puskesmas Plumpang, Tuban. Kedua korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala, setelah di keroyok di jalan antar Desa Bandungrejo-Desa Klotok, Kecamatan Plumpang.

Kejadian itu bermula saat korban perjalan pulang usai menghadiri acara dan melintas di jalan tersebut untuk menuju rumahnya. Namun tiba-tiba kendaraan roda dua korban di tendang oleh salah satu pelaku, hingga akhirnya kedua korban terjatuh.

Setelah terjatuh, korban kembali berusaha mengendarai motor menuju rumahnya. Namun tak puas menendang korban, pelaku kembali menghadang korban yang berusaha menyelamatkan diri. Karena jumlah pelaku lebih banyak sekitar 6 orang, akhirnya korban langsung dihajar secara beramai-ramai.

Akibatnya kedua korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala, hingga harus di larikan ke puskesmas, untuk mendapatkan perawatan medis. Namun akibat kebrutalan pelaku, Saiful Anwar, warga Desa Klotok, Plumpang itu harus di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Koesma Tuban, karena mengalami luka kepala yang cukup serius.

“ceritanya kan anak saya itu sinau,  karena ibuknya, anak saya itu dengar ada sepeda jatuh, katanya ada orang tawuran,” ujar Nurul, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian kepada media.

Sementara itu, Kapolsek Plumpang, AKP Wahyu Dwi Waluyo, membenarkan adanya pengeroyokan 2 pemuda, oleh 6 pemuda yang tidak dikenal, sehingga korban mengalami luka-luka di bagian kepala. Saat ini korban dilarikan ke puskesmas dan RSUD Dr. Koesma Tuban, kini petugas sedang mengumpulkan keterangan dari saksi serta olah tempat kejadian.

“telah terjadi penggeroyokan terhadap dua orang pemuda, yang di lakukan oleh sekitar enam pemuda, yang saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” kata AKP Wahyu Dwi Waluyo, Kapolsek Plumpang kepada awak media.