Pria Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi di Pantai Semilir

Selasa, 13 April 2021  08:39

Pria Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi di Pantai Semilir

PortalTuban/ Tuban - Kepolisian Resor Tuban mengamankan seorang laki-laki berinisial W (22) warga kecamatan Parengan yang merupakan ketua pelaksana Kopi darat (Kopdar) dari salah satu komunitas perguruan silat, karena kedapatan membawa senjata tajam.

 

Kejadian bermula pada hari Minggu (11/04) ketika sekira 200 orang dari salah satu komunitas melakukan konvoi dari arah timur kota Tuban menuju pantai Semilir, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu untuk menghadiri kopi darat yang dilaksanakan oleh Komunitasnya.

 

Sesampainya di pantai Semilir, rombongan dihimbau untuk kembali oleh anggota Polsek Jenu karena dikhawatirkan terjadi gesekan dengan komunitas lain, rombongan pun keluar dari pantai Semilir namun setelah sampai Kawasan Industri Tuban (KIT), tak jauh dari pantai Semilir Rombongan tersebut bertemu dengan beberapa orang dari kelompok diluar komunitasnya yang kemudian terjadilah penganiayaan dan pengrusakan terhadap motor korban, serta perampasan handphone, setelah kejadian pengeroyokan sekelompok orang tersebut melanjutkan perjalanannya menuju arah timur.

 

Mendengar kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut, Akhirnya Polsek Jenu bertindak cepat dengan membubarkan kegiatan kopdar yang berada dipantai Semilir untuk mengantisipasi serangan balik yang dilakukan komunitas dari korban pengeroyokan.

 

Setelah dibubarkan, kemudian W (22) Ketua pelaksana Kopdar di bawa ke Mapolsek Jenu untuk dimintai Keterangan, pada saat Pemeriksaan dan penggeledahan barang bawaan ditemukanlah Senjata Sajam berupa Pedang yang disimpan oleh Pelaku di dalam Tas merk Alto miliknya.

 

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., saat dikonfirmasi senin (12/04) menjelaskan bahwa Pelaku dibawa ke Mapolres Tuban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

 

"Yang bersangkutan W sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan oleh penyidik  karena membawa senjata tajam berupa pedang," Ucap Ruruh.

 

Lebih lanjut Ruruh menghimbau agar masyarakat mentaati aturan agar memberitahukan setiap kegiatan kepada pihak kepolisian setempat saat akan melaksanakan kegiatan.

 

"Kami himbau kepada masyarakat, sebelum mengadakan kegiatan harus memberitahukan kepada Kepolisian setempat," Imbau Ruruh

 

"Karena saat ini Kita juga masih dalam situasi Pandemi, terlebih kegiatannya berupa pengumpulan massa yang bisa menjadi penyebab kerumunan, agar pemberitahuan juga diberikan kepada Satgas Gugus Covid-19," Imbuhnya.

 

"Kalau masih ada kegiatan serupa, kopi darat, melibatkan banyak orang, konvoi di jalan, membahayakan pengguna jalan , dan masyarakat akan kita bubarkan, dan bila ada perbuatan pidana akan kita proses secara hukum,” Pungkas Ruruh.

 

BERITA LAINNYA


TERKINI

SELENGKAPNYA

INI TUBAN

Indeks Berita