1 Bandar Dan 2 Pemakai Dibekuk, BNNK Temukan Sabu Seberat 2,65 Gram

Jumat, 13 September 2019  09:00

1 Bandar Dan 2 Pemakai Dibekuk, BNNK Temukan Sabu Seberat 2,65 Gram

Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana saat melakukan Pres Rilis menunjukkan Barang Bukti dan Tersangka

http://portaltuban.com  – 3 orang yang diduga bandar dan pemakai Narkoba di wilayah Kabupaten Tuban berhasil diamankan oleh BNNK Tuban pada (10/9) kemaren. Terduga pelaku berinisial P,R dan U, warga Kecamatan Kerek, Tuban. Semuanya kini masih meringkuk di sel titipan tahanan BNNK Tuban.

 

Pengungkapan bermula saat petugas berantas tersebut mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sekitar wilayah Kecamatan Tambakboyo dan Kerek ada peredaran obat terlarang tersebut. Oleh petugas dilakukan pengintaian dan pengumpulan informasi.

 

Setelah itu, sasaran yang dicurgai berinisial P dan R berboncengan menggunakan Honda CRF 150 melintas di jalan kecamatan, Desa Glondong dan Kerek. Sesampainya di jalan Desa Socorejo- Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, keduanya berhenti di warung. Selanjutnya dilakukan tangkap tangan dan digeledah.

 

Dari saku celananya, ditemukan 2 bungkus poket sabu-sabu. Bungkusan berbentuk crystal yang dibungkus dengan tisu dan disembunyikan di dalam rokok itu berhasil diamankan. “satu bungkus seberat 0,54 gram dan satu bungkus lagi ada di belakang cashing HP seberat 0,09 gram,” terang Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana saat melakukan Pres Rilis di kantornya, Jumat (13/9).

 

Lanjut Made, dari hasil intgerogasi bahwa barang haram didapat terduga pelaku berinsiial P dari dari R. Barang rencananya akan dijual kembali kepada pemakai berinsiial MT yang kini masih DPO. “hasil ters urin keduanya positif memakai, sebelaum mengedarkan dia memakai (narkoba) dulu, “ imbuhnya.

 

Dari hasil pengembangan, masih ada terduga pelaku lain berinial U, warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek. Di rumahnya, didapati barang bukti berupa 4 poket sabu seberat total 2,65 gram. Narkoba jenis sabu-sabu ini diperoleh U dari rekannya di Kabupaten Mojokerto.

 

“kita masih kembangkan, saat petugas mendatangi rumah U, dia tahu dan sempat menyembunyikan barang bukti di belakang rumahnya tempat kayu bakar, awalnya tidak mengaku setelah kita geledah hampir 1 jam baru ditemukan, “ ceritanya.

 

Akibat perbuatannya terduga pelaku terjerat Pasal 112 dan pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. Dari pengungkpan kasus besar ini, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 1.761.00, 1 kardus ponsel, 1 set alat hisap, 3 alat ciduk, 1 alat pemotong kaca, 1 korek api, 1 obeng kecil untuk membuat alat hisap.  1 alat timbangan digital beserta 2 baterainya, 3 unit Ponsel, 3 bukti transfer atas nama Utomo  yang diduga hasil penjualan dan 2 buah pistol Air Shot Gun. (Afi).

BERITA LAINNYA


TERKINI

SELENGKAPNYA

INI TUBAN

Indeks Berita