149 Tablet SMPN 1 Semanding Raib

149 Tablet SMPN 1 Semanding Raib

PortalTuban/ Tuban - Sedikitnya 149 tablet yang dipergunakan untuk perlengkapan belajar mengajar di laboratorium komputer SMP Negeri 1 Semanding, Tuban, selasa (31/8) diketahui raib digondol pencuri. Petugas jaga dan Kepala Sekolah yang kaget mengetahui hilangnya ratusan tablet itu, langsung melaporkan kejadian ke pihak kepolisian Resort Tuban. Petugas saat ini masih melakukan penyelidikan terkait raibnya ratusan tablet itu, namun tidak ada kunci maupun pintu laboratorium yang rusak akibat aksi maling itu. Kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kondisi sekolah yang sangat sepi karena tak adanya aktifitas belajar mengajar selama pandemi covid-19, ternyata dimanfaatkan oleh pencuri. Pencuri berhasil menggasak 149 buah tablet Samsung Galaxi Tab A, milik SMP Negeri 1 Semanding, Tuban di laboratorium komputer sekolah setempat.

Hilangnya tablet untuk kebutuhan belajar mengajar siswa, yang disimpan di ruangan laboratorium komputer itu, diketahui sudah raib  pada selasa pagi.

Namun pihak sekolah baru melaporkan kejadian itu ke Polisi satu hari kemudian setelah barang tersebut diketahui hilang hari rabu.

Hilangnya 149 tablet milik SMP Negeri 1 Semanding itu, pertama kali di ketahui oleh Toni Budi Santoso, yang merupakan pengelola Sarpras SMP Negeri 1 Semanding.

Saksi mengetahui barang elektronik itu sudah tidak ada, saat ia masuk ke dalam ruangan lab komputer pada hari  senin, sekitar pukul 12.00 siang, dengan tujuan akan menyimpan laptop ke dalam ruangan itu. Mengetahui hal tersebut kemudian saksi melaporkan kepada Kepala Sekolah.

Akibat terjadinya aksi pencurian itu, maka pihak sekolah  mengalami kerugian material kurang lebih sekitar Rp. 296.510.000. Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh jajaran Polsek Semanding dan dibantu oleh Satuan Reskrim Polres Tuban.

“petugas kami pengelola sarpras melaporkan kepada saya ada barang tablet banyak yang hilang,” ujar Jajuk Juliatmi, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Semanding kepada para wartawan.

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan petugas, kondisi pintu dan kunci, jendela maupun gembok pintu tidak mengalami kerusakan sama sekali. dugaan menguat, orang dalam mengetahui aksi tersebut.

Namun hal tersebut masih menjadi titik penyelidikan aparat kepolisian. Pihak kepolisian saat ini juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengambil sampel sidik jari yang ada di lokasi kejadian.

“yaa sangat sedih saya, ini kan aset pemerintah, aset sekolah, pengamanan sudah cukup,” kata Kadinknas Tuban, Nur Khamid saat ditemui di SMP Negeri 1 Semanding.